AdvertisementGoogle
K-Pop/Guide

“Sherlock” dan “View” SHINee: Dua Cara Menyaksikan Penampilan K-Pop

Gunakan dua video resmi yang berfokus pada tarian untuk mencermati struktur musik, formasi grup, dan detail di luar pusat panggung.

Ada lebih dari satu cara untuk menyaksikan penampilan K-pop. Anda bisa mengikuti penyanyi di tengah, memperhatikan perubahan formasi grup, atau mencermati hubungan antara ketukan yang berulang dan gerakan kecil. “Sherlock (Clue + Note)” dan “View” dari SHINee menjadi pasangan awal yang menarik karena struktur musiknya mengundang jenis perhatian yang berbeda.

Keduanya memiliki versi resmi yang berfokus pada tarian di kanal YouTube SMTOWN. Versi dance “Sherlock” dirilis pada 2012; dance edit “View” menyusul pada 2015. Jika ditonton berurutan, keduanya menjadi sesi singkat yang cocok dinikmati saat istirahat pagi, dengan cukup banyak detail untuk membuat Anda ingin menontonnya lagi. Versi dance “Sherlock” · Dance edit “View”

SHINee di upacara pembukaan Korea Sale Festa di Seoul, 30 September 2016. Konteks penampilan arsip, bukan cuplikan dari salah satu video dance yang dibahas. “Korea_Sale_Festa_85” oleh Jeon Han / Korea.net (KOCIS), melalui Flickr, CC BY-SA 2.0.

“Sherlock”: ikuti perpaduannya

Judul dalam tanda kurung memberi petunjuk yang berguna. Panduan album resmi Avex menjelaskan bahwa “Sherlock” menggabungkan dua lagu terpisah, “Clue” dan “Note”, menjadi sebuah karya baru. Ide detektifnya juga memadukan dua cara memecahkan misteri: menalar berdasarkan bukti dan mengikuti intuisi. Ini adalah ajakan yang sangat gamblang untuk mendengarkan bagaimana sebuah lagu pop dirangkai. Panduan album resmi Sherlock

Saat pertama kali menonton, perhatikan seluruh grup. Cermati ruang di antara para penampil, selain orang yang sedang menyanyikan satu bagian. Pada tontonan berikutnya, pilih satu perubahan musik dan amati apa yang terjadi di sekitarnya. Apakah aransemen menjadi lebih padat? Apakah grup bergerak bersama, berpisah, atau mengalihkan fokus visual kepada orang lain? Anggap ini sebagai pertanyaan untuk dijelajahi, bukan daftar gerakan yang harus dikenali.

Versi dance resmi “Sherlock (Clue + Note)” dari SMTOWN, dirilis pada 2012.

Untuk langkah mendengarkan tambahan, cari “Clue” dan “Note” di mini album Sherlock sebelum kembali ke lagu gabungannya. Mengenali bagian musik dalam konteks berbeda bisa lebih membuka wawasan daripada menghafal istilah. Hal ini juga mengubah pertanyaan dari “Seberapa sulit tarian ini?” menjadi “Apa yang bisa saya dengar dengan bantuan tarian ini?”

“View”: ikuti denyutnya

“View” memiliki fondasi musik yang berbeda. Deskripsi album Odd resmi dari SM menyebutnya sebagai deep house bertempo cepat, memadukan produksi LDN Noise dengan vokal R&B SHINee. Deskripsi itu juga mencantumkan Jonghyun sebagai penulis lirik yang menggambarkan cinta melalui perpaduan kesan indrawi. Detail tersebut menawarkan dua cara mendengarkan: kesinambungan ritme dan warna suara. Deskripsi album Odd resmi

Tampilan panggung yang lebih dekat dari penampilan SHINee di Korea Sale Festa pada 30 September 2016. Foto arsip; sumber tidak mengidentifikasi lagu yang dibawakan. “Korea_Sale_Festa_84” oleh Jeon Han / Korea.net (KOCIS), melalui Flickr, CC BY-SA 2.0.

Mulailah dengan mengikuti denyutnya sepanjang satu bait dan reff. Lalu putar ulang bagian yang sama sambil memperhatikan bahu, tangan, dan perubahan tumpuan berat badan. Tanyakan gerakan mana yang menandai ketukan dengan tegas dan mana yang seolah mengalir melewatinya. Tarian dapat membuat ritme terlihat dalam lebih dari satu cara; mencari gestur yang lebih kecil membantu agar pose dramatis bukan satu-satunya hal yang Anda ingat.

Kredit penulisan Jonghyun menjadi alasan lain untuk memberi ruang bagi lagunya sendiri. Setelah dance edit, dengarkan tanpa melihat layar. Warna vokal atau frasa apa yang masih Anda ingat? Menyaksikan tayangannya lagi setelah itu dapat membantu Anda membedakan kontribusi musik dari hal-hal yang ditambahkan oleh penyajiannya.

Momen yang menyorot seorang penampil dalam pertunjukan SHINee di Korea Sale Festa pada 30 September 2016. Foto panggung arsip, terpisah dari perilisan video pada 2012 dan 2015. “Korea_Sale_Festa_83” oleh Jeon Han / Korea.net (KOCIS), melalui Flickr, CC BY-SA 2.0.

Beri tiap versi peran tersendiri

Dance edit tetap merupakan penampilan layar yang telah disunting. Posisi kamera, potongan gambar, penataan gaya, dan pembingkaian membentuk hasilnya, jadi jangan menganggapnya sebagai pandangan tanpa perantara dari kursi penonton konser. Ingat hal itu saat membandingkan klip yang dibuat pada tahun atau dalam format berbeda.

Untuk tontonan terakhir yang bermanfaat, ajukan pertanyaan yang sama untuk kedua lagu: siapa yang menarik perhatian Anda, dan kapan hal itu berubah? Anda tidak perlu membandingkan jawabannya. Keseruan dari pasangan ini adalah menemukan bagaimana grup yang sama dapat mengatur perhatian dengan cara berbeda, dan betapa banyak hal yang mulai terlihat setelah Anda berhenti hanya menonton bagian tengah.

Dance edit resmi “View” dari SMTOWN, dirilis pada 2015.

Sumber dan lisensi gambar: Korea_Sale_Festa_85 (CC BY-SA 2.0); Korea_Sale_Festa_84 (CC BY-SA 2.0); Korea_Sale_Festa_83 (CC BY-SA 2.0).

Source
Contributor65 stories · Writes in 한국어
More from Contributor

More in K-Pop

Recently published in the same category.
K-Pop/Guide

Tzuyu, TWICE, dan Sehari di Seongsu

Kenang debut solo Tzuyu dan rencanakan kunjungan ke pop-up TWICE di Seoul pada 17–25 Oktober, dengan opsi berjalan-jalan di Seoul Forest.

Tzuyu mengenakan mahkota bunga dan menopang dagunya dengan satu tangan dalam foto arsip.
K-Pop/Guide

Red Velvet Bertemu Bach dalam Feel My Rhythm

Panduan mendengarkan melodi lawas, vokal masa kini, dan penafsiran ulang orkestra yang membuat single Red Velvet tahun 2022 ini layak didengar dari berbagai sudut.

Para anggota Red Velvet tampil bersama di panggung konser yang terang benderang.
See all K-Pop