AdvertisementGoogle
K-Drama & Film/Guide

Film yang Hilang, Ditemukan, dan Dibagikan: Malam Pertama Anda Bersama Arsip Sinema Daring Korea

Mulailah dengan dua film klasik yang dekat dengan kehidupan manusia dan kisah luar biasa pemulihan film tahun 1949, melalui kanal resmi gratis Korean Film Archive.

Seri: Akar Sinema Korea

Sebuah film yang dirilis pada 1949 menghilang akibat perang, muncul kembali dalam bentuk salinan yang disimpan di Prancis, dan akhirnya dipulihkan dalam 4K. Perjalanan A Hometown in Heart mengingatkan kita bahwa menonton film lama bisa bergantung pada kerja tekun selama bertahun-tahun, jauh dari layar.

Arsip: Choi Eun-hee dalam A Hometown in Heart (1949). Sumber: Korean Film Archive / Yun Yong-gyu, via Wikimedia Commons; domain publik.

Korean Film Archive menceritakan bagaimana mereka memperoleh salinan 16mm dari produser Lee Gang-su pada 1993, sehingga film itu kembali ditonton publik setelah lebih dari empat dekade. Salinan 35mm diperoleh melalui National Film Center Jepang pada 2005, dan arsip tersebut menyelesaikan restorasi digital 4K pada 2022. Tanggal-tanggal itu menjelaskan pemulihan film, bukan perilisan baru pada Oktober. Kisah KOFA tentang penemuan kembali film ini

Di balik akses daring ada perawatan fisik. KOFA menjelaskan bahwa tempat penyimpanan di Sangam dan Paju memiliki pengaturan suhu dan kelembapan, serta kondisi film diperiksa secara berkala. Streaming adalah hasil akhir yang terlihat dari kerja yang lebih senyap itu. Pengantar pelestarian KOFA

Penanganan film yang ditampilkan dalam pengantar pelestarian Korean Film Archive. Foto institusi tanpa tanggal; tidak menyebutkan film yang ada di meja. Foto: Korean Film Archive, KOGL Type 1.

Mulailah dari seseorang, bukan daftar tontonan wajib

Disutradarai Yun Yong-gyu, A Hometown in Heart berpusat pada seorang biksu muda, seorang janda, dan ibu kandung sang anak. Uraian arsip memberikan latar belakangnya; film itu sendiri memberi kesempatan kepada penonton untuk mengenal tokoh-tokohnya dengan ritme mereka sendiri. Bagi mereka yang mulai menonton karya Korea lewat drama streaming terbaru, ini adalah kesempatan untuk memasuki periode yang jauh lebih awal tanpa harus lebih dulu menguasai kronologi panjang.

Unggahan resmi Korean Classic Film yang menyertai film ini berlabel 4K. Buka menu subtitle di pemutar dan periksa bahasa yang tersedia sebelum mulai menonton. Gambar yang dipulihkan dan bahasa yang akrab bisa membuat film berusia puluhan tahun terasa jauh lebih dekat. Panduan kanal resmi arsip menyebut layanan film klasiknya gratis dan menyediakan subtitle bahasa Korea dan Inggris.

Arsip: A Hometown in Heart (1949), restorasi KOFA 4K, disajikan oleh kanal resmi Korean Classic Film milik Korean Film Archive. Film panjang asli, bukan rilisan 2026.

Lanjutkan dengan Mother and a Guest

Titik awal kedua adalah Mother and a Guest karya Shin Sang-ok, yang dibuat pada 1961. Choi Eun-hee memerankan ibu dari Ok-hee yang berusia enam tahun; seorang pria datang untuk menginap di rumah mereka, dan sang anak menjadi perantara ketika orang dewasa itu saling menaruh perasaan. Arsip mencatat durasi film ini 102 menit. Catatan film KOFA

Arsip: Sutradara Shin Sang-ok dalam foto yang diterbitkan The Chosun Ilbo pada 29 Desember 1964. Via Wikimedia Commons; domain publik.

Tidak perlu mengubah malam perkenalan menjadi maraton dua film. Pilih satu film, lalu catat aktor atau sutradara yang karyanya ingin Anda ikuti. Sebuah nama bisa menjadi benang penuntun yang mudah diikuti dalam sejarah sinema yang belum akrab. Film kedua bisa ditonton di malam lain.

Tonton Mother and a Guest di kanal resmi Korean Classic Film. YouTube membatasi film ini agar hanya bisa ditonton di situsnya; batasan usia dan kewajiban masuk akun mungkin berlaku.

Tonton melalui arsip, lalu telusuri catatannya

Gunakan kanal Korean Classic Film yang ditautkan oleh KOFA, dan jangan berasumsi bahwa setiap unggahan dengan judul serupa berasal dari sumber yang sama. Kedua film yang ditautkan dalam artikel ini berasal dari kanal resmi tersebut. Ketersediaan dan pilihan subtitle bisa berbeda-beda, jadi periksa pemutar masing-masing di lokasi Anda.

Untuk langkah selanjutnya, Korean Movie Database milik KOFA menghimpun catatan film dan profesional perfilman, serta materi dan tulisan terkait. Database ini memberi penonton yang ingin tahu cara menelusuri orang-orang di balik sebuah judul. Pengantar layanan daring KOFA

Itulah kenikmatan sederhana dari sebuah arsip: tontonan satu malam bisa membuka pintu lain. Salinan yang ditemukan kembali menjadi film yang dapat diakses, dan nama yang tak dikenal menjadi sosok yang karya berikutnya ingin Anda cari.

Kredit gambar: Yun Yong-gyu / Korean Film Archive via Wikimedia Commons · Domain publik (label PD-South Korea dan PD-1996 pada berkas sumber); The Chosun Ilbo, via Wikimedia Commons · Domain publik (label PD-South Korea-photo-1977 dan PD-1996 pada berkas sumber); Korean Film Archive · Korea Open Government License Type 1 (KOGL Type 1).

Source
Contributor65 stories · Writes in 한국어
More from Contributor

More in K-Drama & Film

Recently published in the same category.
K-Drama & Film/Guide

Pintu-Pintu yang Memisahkan di Train to Busan

Ulasan ringan spoiler tentang cara Train to Busan mengubah gerbong, pintu, dan pilihan seorang ayah menjadi ujian tanggung jawab yang menegangkan.

Gong Yoo mengenakan setelan biru dan turtleneck gelap sambil memegang mikrofon di sebuah acara film.
See all K-Drama & Film